Pada usia muda seringkali kita mengabaikan betapa pentingnya kesehatan tubuh ini. Makin banyak aktifitas yang dilakukan, tubuh memerlukan asupan protein dan vitamin yang lebih banyak. Sayangnya para banyak remaja kurang memberikan keseimbangan dalam mengkonsumsi apa yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menunjang segala aktifitasnya. Jadi tidaklah heran jika di usia tua mulai merasa tubuh lebih cepat lelah dan sakit-sakitan.
Bagaimana menjaga kesehatan tubuh agar tetap bugar di usia tua?
Pencegahan Primer
Pencegahan primer ialah upaya yang dilakukan untuk menghindari atau
menunda munculnya penyakit atau gangguan kesehatan. Pencegahan primer
terhadap sejumlah penyakit dapat disimak dalam uraian di bawah ini.
Pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah:
- Berhenti merokok.
- Rajin melakukan kegiatan olahraga.
- Menjaga berat badan normal.
- Menurunkan kolesterol.
- Mengelola tingkat stres.
Pencegahan kanker:
- Mengurangi bahkan menghentikan aktivitas merokok.
- Melakukan diet tinggi serat dan rendah lemak.
- Melakukan pemeriksaan pap smear (bagi wanita).
Pencegahan osteoporosis:
- Memperbanyak konsumsi kalsium.
- Melakukan olahraga secara teratur untuk menjaga kepadatan tulang.
Pencegahan Sekunder
Melakukan pencegahan sekunder dimaksudkan untuk mengetahui sejak dini
adanya penyakit yang berpotensi membahayakan tubuh supaya penyakit
tersebut bisa segera dicegah atau diatasi.
- Penyakit kanker: Melakukan pemeriksaan pap smear setiap 1-3 tahun sekali, pemeriksaan payudara setiap bulan setelah mengalami menstruasi, mamografi setiap tahun pasca melewati usia 40 tahun (bagi wanita).
- Melakukan pemeriksaan rectal atau colok dubur setiap tahunnya pada usia di atas 40 tahun.
- Pemeriksaan kolesterol tiap 3-5 tahun.
- Pemeriksaan elektrokardiogram.
- Pemeriksaan tekanan darah setiap 3 tahun sebelum usia 40 tahun dan setiap tahun pasca berusia 40 tahun.
Pencegahan Tersier
Melakukan pencegahan penyakit harus dilakukan secara saksama. Pada
umumnya, berbagai macam penyakit kronik degeneratif memerlukan
kedisiplinan dan ketekunan dalam diet atau latihan jasmani, demikian
pula di dalam pengobatan yang umumnya membutuhkan waktu bertahun-tahun
bahkan bisa seumur hidup.
Tidak jarang pasien merasa bosan dan akhirnya menghentikan
pengobatannya sehingga penyakit menjadi tidak terkendali dan kemudian
timbul berbagai komplikasi yang seringkali berujung pada kematian.
Karena itu, yang diperlukan ialah konsistensi dan tekad yang teguh
untuk menjaga tubuh tetap dalam keadaan sehat dan bugar sekalipun usia
sudah tak muda lagi.
Advertise




Posting Komentar