
Para lelaki tentu
sangat ingin dapat menjadi raja saat berhubungan intim dengan pasangannya.
Nafsu yang menggebu-gebu bilamana hasrat bercinta mulai timbul, apadaya
akhirnya keinginan menjadi raja hanyalah isapan jempol belaka. Bukannya
kepuasan, tetapi pasangan menjadi kecewa. Semua itu gara-gara ejakulasi dini
atau lemah syahwat yang kini Anda derita.
Mengapa Ejakulasi
Dini Bisa Terjadi?
Setidaknya ada 10 alasan mengapa seorang pria menderita
ejakulasi dini, yaitu:
1.
Faktor gen
Keseluruhan sistem
saraf dan organ-organ seksual di dalam tubuh memiliki tujuan utama ketika
melakukan aktifitas seks, tujuan itu adalah reproduksi atau berkembang biak.
Ejakulasi dini adalah
fungsi tubuh yang bekerja sangat optimal menjalankan tujuan reproduksi
tersebut. Gen di dalam tubuh ingin memastikan anda melakukannya dengan
seefisien mungkin, membuat anda klimaks dengan cepat.
2.
Masturbasi
Masturbasi
yang salah menyebabkan anda menderita ejakulasi dini. Saat masih muda banyak pria yang melakukan
masturbasi untuk mendapatkan kenikmatan orgasme dengan cepat.
Melakukan masturbasi
dengan terburu-buru menyebabkan respon saraf menjadi terbiasa bergerak cepat
ketika menerima stimulasi seksual. Sehingga saat berhubungan intim dengan
wanita, respon saraf bekerja cepat merespon rangsangan dan memerintahkan tubuh
secepatnya klimaks. Anda mengajar dan
mendidik tubuh anda selama bertahun-tahun untuk fokus secara salah.
3.
Terlalu bergairah sebabkan ejakulasi dini
Gairah dan stimulasi
seks yang terlalu banyak membuat anda tidak mampu mengontrol desakan ejakulasi
yang terjadi.
4.
Kurang Pengalaman
Hal ini paling sering
dialami oleh pria yang masih remaja atau bahkan pada pria dewasa yang masih
kurang pengalaman dalam urusan seks.
Resiko ini berhubungan
dengan kurangnya pengetahuan tentang respon seksual laki-laki dan perempuan,
dan kebanyakan orang-orang ini memiliki masalah psikologis (seperti rasa takut,
rasa bersalah, dan kecemasan) yang sangat tinggi ketika melakukan aktivitas
seksual.
Tidak mengetahui
bagaimana proses terjadinya ejakulasi membuat banyak pria tidak tahu apa yang
harus dilakukan ketika berhubungan intim. Mereka merasa tertekan dan cemas saat
berhubungan. Mereka sangat khawatir
dengan kinerja seksual mereka sehingga merasa tertekan dan membuat mereka
berusaha mencapai orgasme lebih cepat dari pada yang mereka inginkan.
Terlalu banyak stres
dan aktivitas fisik sebelum seks biasanya memberikan kontribusi mendapatkan
ejakulasi dini. Dan kondisi ini umumnya diderita oleh pria-pria berusia muda. Hampir semua pria
berusia lima puluh tahun mengatakan bahwa mereka lebih bisa tahan lama di
usianya yang sekarang daripada saat masih muda.
5.
Sensitivitas
Beberapa pria memiliki
tubuh yang sangat sensitif. Friksi atau gesekan yang terjadi saat berhubungan
menimbulkan sensasi yang luar biasa yang menjadi penyebab terjadinya ejakulasi
dini.
6.
Kurangnya hormon serotonin
Penelitian terbaru
menunjukkan bahwa serotonin, sebuah zat alami yang dihasilkan saraf berperan
aktif dalam proses ejakulasi. Sebuah studi menunjukkan bahwa kadar serotonin
yang tinggi di otak akan memperlambat waktu untuk ejakulasi, sementara
kurangnya serotonin membuat seorang pria menderita ejakulasi dini. Beberapa obat
hipertensi dan anti depresan biasanya dapat meningkatkan kadar serotonin,
itulah sebabnya banyak dokter yang memberi obat tersebut untuk menyembuhkan
gangguan tersebut.
7.
menderita disfungsi ereksi (impoten)
Pria yang memiliki
masalah disfungsi ereksi mengalami kesulitan mendapatkan ereksi yang keras
ketika berhubungan. Sadar akan situasinya membuat mereka melakukan seks dengan
terburu-buru karena takut ereksi bisa hilang. Tidak melakukan
kontrol atau usaha mengendalikan ejakulasi membuat mereka mengalami orgasme
dengan cepat.
8.
Faktor perilaku
Dinamika interpersonal
sangat berkontribusi terhadap fungsi seksual, dan ejakulasi dini dapat
disebabkan oleh kurangnya komunikasi antara pasangan, perasaan sakit hati, atau
konflik yang belum diselesaikan yang mengganggu kemampuan untuk mencapai
keintiman emosional.
Punya masalah dengan
pasangan bisa membuat pria mengalami ejakulasi prematur. Ketika sedang ditekan
atau merasa khawatir tentang kondisi hubungannya dengan pasangannya, maka
hampir sepanjang waktu kinerja seksualnya bekerja dengan sangat tergesa-gesa,
mengakibatkan ejakulasi yang terlalu cepat (dini).
9.
Konsumsi obat tertentu
Obat-obat tertentu,
seperti obat flu yang mengandung efedrin pseudo,
juga menyebabkan ejakulasi dini. Dalam kasus ini, yang terbaik adalah
berkonsultasi secara terbuka dengan dokter.
10.
Penyakit fisik penyebab ejakulasi dini
Beberapa penyakit
fisik, seperti infeksi prostat, juga diketahui dapat menyebabkan ejakulasi
dini. Dalam kasus lain, gangguan seks ini juga bisa disebabkan oleh cedera
fisik yang mempengaruhi sistem saraf.
Sepuluh penyebab ejakulasi dini
di atas adalah gambaran umum yang diperoleh dari pria-pria yang mengeluhkan
mengalami ejakulasi premature. Penyebab yang pasti masih belum diketahui dengan
jelas, misalnya mengapa seorang pria dapat menderita ejakulasi yang terlalu
cepat sementara pria lain dalam kondisi yang sama tidak mengalami apa-apa.
Yang paling penting
diketahui adalah fakta bahwa ejakulasi dini
adalah masalah seksual yang paling mudah disembuhkan. Tidak seperti
gangguan seksual lainnya, ejakulasi dini dapat sembuh meskipun tanpa
obat-obatan. Banyak terapis seks dan dokter yang menggunakan metode-metode non
farmasi untuk menyembuhkan gangguan ini.



Posting Komentar